- Alamat IP dari komputer sumber
- Port TCP/UDP sumber dari sumber.
- Alamat IP dari komputer tujuan.
- Port TCP/UDP tujuan data pada komputer tujuan
- Informasi dari header yang disimpan dalam paket data.
Sebagai contoh, FTP (File Transfer Protocol) lalu lintas dari jaringan komputer organisasi dikendalikan oleh fire-wall. Hal ini dilakukan untuk mencegah pengguna di jaringan mengirim file rahasia yang disengaja atau tidak sengaja kepada pihak lain.
- Buat New Firewall Rules, pada Option “GENERAL“, pilih Chain : “FORWARD”.
- Lalu kita pilih / isi Source Address dengan IP Address dari Client yang akan kita Block. Misalnya Client dengan IP : 192.168.1.10.
- Out Interface kita isi dengan interface : WAN.
- Selanjutnya pada Option “ACTION”, kita pilih : “DROP”.
- Jadi Firewall ini berarti : “Jika ada Client dengan IP : 192.168.1.10 yang akan mengakses internet dengan OUTGOING melalui Interface WAN, maka koneksi ini akan di DROP oleh Mikrotik.
- Buat New Firewall Rules, pada Option “GENERAL“, pilih Chain : “FORWARD”.
- Out Interface kita isi dengan interface : WAN.
- Selanjutnya pada menu “ADVANCED”, isikan pada menu “Source Mac Address” daripada Mac Address yang dimiliki oleh Client yang akan kita Blokir akses internetnya.
- Selanjutnya pada Option “ACTION”, kita pilih : “DROP”.
- Jadi Firewall ini berarti : “Jika ada Client dengan Mac Address sesuai Mac target yang akan mengakses internet dengan OUTGOING melalui Interface WAN, maka koneksi ini akan di DROP oleh Mikrotik.
- Lakukan lah test ping dengan cmd
- Pertama kita buat lebih dulu sejumlah IP Address pada menu Firewall –> Address List. Misalnya kita berikan nama “CLIENT NO INTERNET”.
- Buatlah sejumlah daftar IP Address Client dari LAN kita yang akan di block akses internet-nya.
- Selanjutnya kita buat sebuah New Firewall Rules, pada Option “GENERAL“, pilih Chain : “FORWARD”.
- Out Interface kita isi dengan interface : WAN.
- Selanjutnya pada menu “ADVANCED”, isikan pada menu “Source Address List” daripada Daftar Address List yang telah kita buat untuk memblokir akses internetnya. Kita pilih nama : “CLIENT NO INTERNET”.
- Selanjutnya pada Option “ACTION”, kita pilih : “DROP”.
- Jadi Firewall ini berarti : “Jika ada Client dengan IP Address yang terdaftar pada “CLIENT NO INTERNET” yang akan mengakses internet dengan OUTGOING melalui Interface WAN, maka koneksi ini akan di DROP oleh Mikrotik.
- Pertama kita buat lebih dulu sejumlah IP Address pada menu Firewall –> Address List. Misalnya kita berikan nama “ATTACKER”.
- Buatlah sejumlah daftar IP Address dari IP yang kita identifikasikan sebagai Black List IP Address dan kita akan di block akses internet-nya. IP Address ini biasanya terdeteksi sebagai LOG MERAH atau Ilegal Access pada Mikrotik kita.
- Selanjutnya kita buat sebuah New Firewall Rules, pada Option “GENERAL“, pilih Chain : “FORWARD”.
- In Interface kita isi dengan interface : WAN.
- Selanjutnya pada menu “ADVANCED”, isikan pada menu “Source Address List” daripada Daftar Address List yang telah kita buat untuk memblokir akses internetnya. Kita pilih nama : “ATTACKER“.
- Selanjutnya pada Option “ACTION”, kita pilih : “DROP”.
- Jadi Firewall ini berarti : “Jika ada orang atau system dengan IP Address yang terdaftar pada “ATTACKER” yang akan mengakses IP Publick / IP WAN kita yang masuk melalui Interface WAN, maka koneksi ini akan di DROP oleh Mikrotik.
- Buat New Firewall Rules, pada Option “GENERAL“, pilih Chain : “FORWARD
- Lalu kita pilih / isi Destination Address dengan IP Address dari websites yang akan kita Block. Misalnya Websites http://www.pcr.ac.id dengan IP Public : 113.212.118.174.
- Out Interface kita isi dengan interface : WAN.
- Dalam hal ini website yang kita block ialah web PCR yaitu http://www.pcr.ac.id ini hanya sebagai contoh saja. Untuk medapatkan IP dengan cara ping ke http://www.pcr.ac.id, maka di dapatkan ip 113.212.118.174 untuk ip web PCR.
- Dan juga pada Option “ACTION”, kita pilih : “DROP”.
- Setelah semua selesai maka coba lakukan searching ke web http://www.pcr.ac.id atau coba ping ke http://www.pcr.ac.id. Pasti tidak akan bisa melakukan ping karena ip untuk web pcr.ac.id sudah kita drop sebelum nya
- Jadi Firewall ini berarti : “Jika ada Client dari jaringan LAN kita yang akan mengakses Websites http://www.pcr.ac.id dengan IP Public : 113.212.118.174 denganOUTGOING melalui Interface WAN, maka koneksi ini akan di DROP oleh Mikrotik.
- Kemudian matikan drop nya dengan klik tanda X,seperti gambar dibawah ini. Ini merupakan untuk membuktikan bahwa kita berhasil ping ke web http://www.pcr.ac.id

















